Rabu, 02 September 2009

kecoa

1. Latar belakang
Di dunia ini ada banyak sekali hewan. Hewan hewan tersebut dibagi menjadi banyak jenis. Dan dari semua jenis hewan tersebut mempunyai ciri khas masing-masing. Sehingga hewan tersebut sangat menarik untuk di pelajari.
Serangga termasuk dari jenis hewandi dunia ini. Serangga terlihat sangat simpel. Karena kebanyakan serangga bentuknya kecil. Tetapi serangga itu sendiri mempunyai keunikan tersendiri dari tubuh yang kecil tersebut. Sehingga dari situlah penulis ingin membahas tentang kecoa.
Kecoa adalah hewan yang aneh dan unik. Mengapa?. Setiap kali ada yang melihat pasti ada saja yang menjerit, lompat dan lain sebagainya. Orang orang tersebut kiranya merasa jijik atau takut. Sehingga, penulis ingin mengetahui apa yang disebut kecoa, bagaimana kehidupan kecoa dan lain sebagainya yang berhubungan dangan kecoa.

2. Rumusan masalah
a. Apa yang dinamakan kecoa itu?
b. Dimanakah habitat kecoa?
c. Bagaimana kehidupan kecoa sehari hari?
d. Termasuk dari family apakah kecoa itu?
e. Apa saja struktur tubuh kecoa?
f. Apa saja spesies kecoa itu?
g. Apa Kelebihan dari kecoa?
h. Apakah kecoa juga penyebar penyakit?
i. Bagaimana cara mengendalikan populasi kecoa?







3. Pembahasan
a. Pengertian kecoa
Kecoa adalah insekta dari ordo Blattodea yang kurang lebih terdiri dari 3.500 spesies dalam 6 familia. Kecoa terdapat hampir di seluruh belahan bumi, kecuali di wilayah kutub.
Kecoa juga termasuk hewan purba. Banyak ahli yang mengatakan bahwa kecoa telah hidup di bumi 300 juta tahun yang lalu. Keberadaan kecoa sejak jaman purba itu dibuktikan dengan temuan fosil. Fosil kecoa yang tertua diidentifikasi dari periode Carboniferous diakhir periode Devonian sekitar 354-295 juta tahun lalu. Walau pun bentuk kecoa purba ini lebih mirip belalang. Seandainya itu tidak cukup kuat, maka ada lagi fosil kecoa yang mirip dengan bentuk kecoa modern. Berdasarkan uji umur, fosil ini diperkirakan dari masa awal Cretaceous (sekitar 145-4 juta tahun lalu).
Di antara spesies yang paling terkenal adalah kecoa Amerika, Periplaneta americana, yang memiliki panjang 3 cm, kecoa Jerman, Blattella germanica, dengan panjang ±1½ cm, dan kecoa Asia, Blattella asahinai, dengan panjang juga sekitar 1½ cm. Kecoa sering dianggap sebagai hama dalam bangunan, walaupun hanya sedikit dari ribuan spesies kecoa yang termasuk dalam kategori ini.
Kecoa adalah makhluk omnivora seperti manusia.mereka memakan sesuatu yg telah mati atau benda benda yang tidak bergerak yang kebanyakan adalah bahan bahan organik.makanan favoritnya adalah buah dan sayuran yg telah membusuk.


b. Habitat kecoa
Kecoa sering kali ditemukan di tempat tempat kotor dan jorok. Tempat tempat tersebutlah yang paling di sukai oleh kecoa.
Kecoa lebih suka tinggal di daerah tropis. Karena kecoa suka dengan keadaan udara yang lembab. Tetapi di daerah sub tropis pun kecoa banyak di temukan

c. Daur Hidup Kecoa
Kecoa mengalami metamorfosis tidak sempurna. Karena kecoa hanya mengalami 3 stedium yaitu telur, nimfa, dan dewasa. Untuk menyelesaikan siklus hidupnya kecoa membutuhkan waktu kurang lebih 7 bulan. Sedangkan kecoa bias hidup selama kurang lebih 1 tahun.
Kecoa memulai hidup nya dalam bentuk telur. Telur telur kecoa berada dalam satu kapsul atau bisa di sebut ootheca. Dalam kapsul tersebut biasanya berisi 30-40 telur. Telur-telur tersebut biasanya di simpan di tempat yang tersembunyi sampai menetas. Tetapi ada juga kecoa yang kapsul telurnya menempel di abodemen induknya. Telur kecoa menetas dalam waktu 30-40 hari.
Sebuah kapsul telur yang telah dibuahi oleh kecoa jantan akan menghasilkan nimfa. Nimfa hidup bebas dan bergerak aktif. Nimfa yang baru keluar dari kapsul telur biasanya berwarna putih. Seiring bertambahnya umur, warna ini akan berubah menjadi cokelat. Seekor nimfa akan mengalami pergantian kulit beberapa kali sampai dia menjadi dewasa. Lamanya stadium nimfa ini berkisar 5-6 bulan.
Stadium dewasa ditandai dengan adanya satap pada punggung kecoa. Sayap ini memudahkan kecoa untuk bergerak dan berpindah tempat .

d. Klasifikasi ilmiah dari kecoa
Klasifikasi ilmiah kecoa bisa di lihat pada tael di bawah ini.

Kerajaan:
Animalia
Filum:
Arthropoda
Kelas:
Insecta
Upakelas:
Pterygota
Infrakelas:
Neoptera
Superordo:
Dictyoptera
Ordo:
Blattodea

e. Struktur Tubuh Kecoa
Secara fisik, serangga ini memiliki bentuk tubuh berbentuk oval dan pipih (dorso ventral). Tubuhnya tersusun atas tiga bagian yakni kepala, thoraks, dan abdomen (perut). Pada bagian kepala terdapat sepasang antena, sepasang mata majemuk, dan satu mata tunggal. Seperti serangga lain, kecoa memiliki tiga pasang kaki. Tubuhnya berwarna cokelat mengkilat. Sekilas tak nampak seperti hewan menjijikkan.









f. Beberapa Spesies Kecoa
1) Kecoa Gisborne
Penampilan
• Panjang 20-45 mm• Coklat hitam/gelap dengan pita putih khusus di bagian samping.• Tidak bersayap • Pelari sangat cepat
Siklus hidup
• Betina menyimpan ootheca (kantung telur) berisi 16 telur sehari setelah melahirkan. • Ootheca tersementasi dan tersebar luas.• Menetas dalam 1 - 2 bulan. • Anakan memerlukan 2 - 4 bulan untuk berkembang menjadi dewasa.
Pola hidup
• Kecoa ini senang hidup dalam celah papan atau kulit kayu.• Kecoa ini terkadang memasuki rumah, khususnya ketika iklim sangat lembab atau setelah masa panen.

2) Blatta Orientalis
Penampilan
• Jantan: 6-8mm, betina: 5-7mm• Pucat hingga coklat gelap, kaki coklat gelap atau hitam. Tegmina (bagian luar sayap kasar) berwarna coklat kuning pucat dengan bintik gelap.
Siklus hidup
• Kantung telur, dikenal sebagai oothecae, dihasilkan dan dibawa oleh betina selama satu atau dua hari di antara bulan Juni dan September.• Oothecae tidur selama musim dingin, sedangkan anakan menetas di musim semi.• Anakan tidur di musim dingin selama tahap akhir perkembangan menjadi dewasa berlangsung di bulan Mei-Juni.• Kecoa dewasa mati di bulan September - Oktober.
Pola hidup
• Kecoa dewasa tidak mudah ditemukan.• Kecoa jenis ini lebih menyukai di daratan berpasir atau pantai.• Jantan hanya terbang di iklim yang hangat.

3) Kecoa Jerman(Blatella Germanica)
Penampilan
• Panjang 12 - 15 mm• Coklat dengan 2 garis hitam pada rongga dada• Sayap sepanjang tubuh atau sedikit tumpang-tindih di kedua jenis kelamin• Berlari dan memanjat (telapak menempel pada kaki)
Siklus hidup
• Betina membawa 35-40 telur dalam ootheca (kantung telur) sampai telur-telur itu siap menetas.• Menetas dalam 1 bulan.• Anakan memerlukan 6 minggu hingga 6 bulan untuk berkembang menjadi dewasa.
Pola hidup
• Bangunan yang panas, seringkali dapur dan kapal. Lebih menyukai suhu dan kelembaban yang tinggi.• Aktif pada malam hari.• Omnivora
4) Kecoa Amerika(Periplaneta Americana)
Penampilan
• Panjang 28 - 44 mm.• Warnanya merah-coklat mengkilap.• Pada jantan, sayap lebih panjang daripada tubuhnya. Pada betina, sayap hanya bertumpang tindih pada perutnya.• Berlari (dapat terbang pada suhu yang sangat panas)
Siklus hidup
• Ootheca (kantung telur) berisi 6 – 28 telur dibawa oleh betina selama beberapa hari sebelum dikumpulkan. Terkadang saling menempel dan terkelompok-kelompok.• Menetas dalam 1 - 2 bulan. • Anakan biasanya berkembang dalam 5 bulan, tapi dapat pula hingga 15 bulan.
Pola hidup
• Sering berada di bagian dalam bangunan, saluran pipa, ruang bawah tanah, talang pipa, dan anak tangga.• Aktif pada malam hari.• Omnivora.
Sebuah ekspedisi yang di lakukan ilmuwan Nature Conservancy dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di goa-goa kawasan karst Sangkurilang-Mangkalihat, Kalimantan Timur,menemukan kecoa yang sangat besar dan diperkirakan kecoa tersebut adalah kecoa terbesar di dunia. Kecoa tersebut berukuran 8-10 cm. Beberapa cirinya antara lain warna kulit tubuh hitam mengkilat dengan pelat kuning keemasan. hidup di goa-goa, bergerak lamban (tidak secepat gerakan serangga yang seukuran dengannya), dan hidup berpasangan.
g. Kelebihan dari kecoa
Salah satu kehebatan kecoa adalah kecoa punya kecepatan bereaksi terhadap gangguan yang mengagumkan. Jadi tak mengherankan manakala kecoa yang hendak dibunuh menghilang entah ke mana. Kecoa memang jago meloloskan diri. Rahasianya ternyata terletak pada sistem saraf dan sistem gerak motoriknya.
Sistem sensomotorik terdapat di dua tempat. Pertama, bagian kepala dengan dua antena sebagai penala getaran. Kedua, bagian kaki belakang hingga perut dengan rambut-rambut halus yang berfungsi sebagai antena.
Kedua sistem sensomotorik ini bekerja independen, sehingga bisa berfungsi baik berbarengan maupun sendiri-sendiri. Bila salah satu sistem terganggu, sistem lain masih bisa berfungsi dengan baik. Kalau kepalanya kita potong, kecoa masih bisa bereaksi seperti semula.
Untuk menanggapi rangsangan luar, kecoa hanya butuh waktu 15-20 milidetik. Ini ukuran yang sangat cepat. Begitu bahaya datang, hanya dalam sekejap mata pun kecoa sudah menghilang dari pandangan manusia, mencari tempat persembunyian.
Kecoa juga bisa bertahan dalam 2-4 minggu tanpa kepala. Rahasianya, kecoa tidak butuh kepala untuk bernapas atau otak untuk mengontrol tubuh. Tidak ada kepala hanya sedikit mengganggu sensor dan kinerjanya. Ia bahkan tidak kehilangan darah. Persoalan utamanya tanpa kepala kecoa tak bisa makan. Sebab kecoa hanya bisa bertahan hidup selama satu bulan tanpa makan.
Kecoa juga memiliki sistem tubuh yang bisa beradaptasi dengan lingkungan paling ekstrem. Kecoa bisa bertahan di hampir semua musim dan iklim di permukaan bumi? Ia bisa bertahan di iklim panas yang "membakar" atau dingin yang membeku.
Kecoa juga mampu bertahan terhadap hampir semua efek radiasi termasuk nuklir. Ketahanan kecoa 6-15 kali dari manusia terhadap radiasi. Hasil penelitian di bekas jatuhnya bom atom, kecoa-lah satu-satunya mahluk yang selamat dari efek radiasi nuklir tersebut. menurut pendapat Joe Kunkel , peneliti serangga (1981) sebuah sel cenderung lebih rentan terhadap radiasi jika sedang membelah. Hal ini yang dipraktikkan dalam pengobatan melawan kanker. Sel-sel kanker yang membelah lebih cepat, dibunuh’ dengan radiasi ketika proses pembelahan. Jika melihat proses pembelahan sel pada kecoa, mereka cenderung mengalami pembelahan sekali dalam seminggu, dalam 48 jam. Oleh sebab itu, mereka jarang memiliki sel yang rentan radiasi di satu waktu yang lama. Menurut Kunkel lagi, hal itu yang menyebabkan kecoa lebih tahan terhadap radiasi.
sistem tubuh kecoa sangat bagus. Dengan cepat sistem tubuh kecoa bisa mengantisipasi racun pembasmi serangga. Ada fakta yang menunjukkan bahwa kecoa-kecoa yang selamat dari insektisida akan "berdamai" dengan racun yang tersisa di tubuhnya. Setelah berhasil menjinakkan racun itu, ia akan meneruskan kemampuan itu dari generasi ke generasi. Inilah yang termasuk kelompok kecoa "mutan" yang kebal terhadap racun pembasmi serangga
Kecoa pernah dipilih untuk menjadi bahan peercobaan di luar angkasa dan hasilnya kecoa itu hidup walaupun di luar angkasa. kecoa bernama Nadezhda tersebut telah berhasil melahirkan 30 keturunannya sejak kecoa induk itu tinggal di laboratorium luar angkasa bernama Foton-M di Rusia pada bulan September lalu dan sempat menikmati kehidupan di orbit. Anak anak nadezhda tumbuh lebih cepat. Tetapi cucu dari nadezhda tumbuh normal. Ini mrnunjikkan kalau atmosfer luar angkasa hanya berpengaruh sesaat pada pertumbuhan sebuah generasi.
kecoa juga termasuk spesies serangga "tahan pukul". Jika tidak sampai hancur atau remuk, kecoa bisa menahan benturan dan mampu bertahan hidup walau menderita luka. Memang mekanisme pertahanan akan merespons pukulan dengan gerakan diam seolah mati, tapi setelah itu ia akan melarikan diri.
h. Kecoa Penyebar Penyakit
Meskipun belum ada penelitian yang pasti tentang kecoa sebagai vektor penyakit tertentu, namun jika dilihat dari kebiasaan dan habitat hidupnya, kecoa sangat mungkin menularkan penyakit pada manusia. Kuman penyakit yang menempel pada tubuhnya yang dibawa dari tempat-tempat kotor akan menempel di setiap tempat yang dia hinggapi.
i. Cara Mengendalikan Populasi Kecoa
Ø Jaga sanitasi rumah.
Ø Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat agar tak menjadi santapan kecoa.
Ø Siram dengan air panas telur telur kecoa
Ø Bunuh kecoa dengan menggunakan insektisida







4. Kesimpulan dan saran
a. Kesimpulan
Kecoa adalah hewan yang sangat unik. Menghuni bumi sejak 300 juta tahun yang lalu yang berarti kecoa adalah hewan purba yang masih hidup sampai sekarang dengan bermacam macam kelebihan yang dimiliki. Mulai dari tahan radiasi, tahan pukul, bergerak cepat dan lain sebagainya. Tetapi kecoa juga salah satu penyebar penyakit. Karena kehidupannya yang lebuh suka di tempat tempat kotor yang banyak mengandung penyakit. Sehingga kecoa perlu di kendalikan populasinya.

b. Saran
Saran dari penulis adalah jangan melakukan pemberantasan kecoa secara besar besaran menggunakan insektisida, karena kecoa yang lolos dari serangan insektisida akan berdamai dengan racun terebut dan meneruskan kemampuan itu dari generasi ke generasi. Sehingga kalau melakukan pemberantasan kecoa secara besar besaran akan menimbulkan bencana besar besaran juga.











Datar Pustaka
http://www.mail-archive.com/smu_mosa@yahoogroups.com/msg00608.html
http://catatanafi.multiply.com/journal/item/5/Kehebatan_Kecoa
http://id.wikipedia.org/wiki/kecoa
(http://ceritasaja.wordpress.com/2007/10/11/nuklir-kecoa-siapa-takut/)
http://www.kompas.com
(http://id.shvoong.com/medicine-and-health/1670146-agar-rumah-bebas-kecoa/)
.( http://johannesharry.wordpress.com/2007/06/11/binatang-kecil-itu-bernama-kecoa/)
















Kecoa
Di buat untuk memenuhi kopetensi dasar biologi













Oleh:
SIDDIQ ABDUR ROZZAQ(27)
Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar